This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 23 September 2016

Khrisna Murti di copot dari Wakapolda Lampung, ada apa?

Khrisna Murti | Foto: Antara
Kaliandanews.com, Lampung - Polri mencopot posisi Kombes Krishna Murti sebagai Wakapolda Lampung dan digantikan oleh Kombes Bonifasius Tampoi. Pencopotan ini sesuai dengan telegram Kapolri bernomor ST 2325/IX/2016 tertanggal Jumat (23/09).

Krishna yang menjabat Wakapolda Lampung tangal 13 Agustus 2016 lalu, kini menempati posisi baru di Kabagkembangtas Divisi Hubungan Internasional Polri.

"Krishna Murti digantikan oleh Kombes Pol Bonifasius Tampoi yang kembali lagi ke Polda Lampung," ucap Kabidhumas Polda Lampung AKBP. Dra. Hj. Sulistya Ningsih.

Beredar kabar, pencopotan Krishna ini terkait dengan isu perempuan dan video 'papa'. (**/Yb)

Pasca Diduga Aniaya Perempuan, Khrisna Murti Dicopot dari Jabatan Wakapolda Lampung


[portalpiyungan.com] Kepala Polri, Jenderal Tito Karnavian memutuskan untuk mencopot Komisaris Besar Krishna Murti dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung.

Keputusan itu tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2325/IX/2016. Pada surat itu tertera Krishna dimutasi kembali ke Divisi Hubungan Internasional.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto membenarkan hal tersebut.

Ketika ditanya apakah mutasi terkait dengan isu penganiayaan yang belakangan mencuat, dia pun membenarkan.

"Salah satunya itu," ujarnya, Jumat, 23 September 2016.

Isu ini berawal dari cuplikan layar (screenshot) sebuah pemberitaan media yang menyebut mantan pejabat Polda Metro Jaya tersebut diduga melakukan penganiayaan.

Bersama gambar tersebut, turut beredar dua foto. Salah satu foto menunjukkan seorang perempuan yang luka-luka.

Sementara foto lainnya menunjukkan seorang perempuan sedang bersama Krishna, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Sampai saat ini, Khrisna belum berkomentar atas pencopotan dirinya dari kursi Wakapolda Lampung.

Suryo Prabowo: Ingat Pesan Jend. Soedirman, Jangan sampai TNI Dikuasai oleh Partai Politik Manapun


Suryo Prabowo: Ingat Pesan Jend. Soedirman, Jangan sampai TNI Dikuasai oleh Partai Politik Manapun

Berita Islam 24H - Dikutip dari laman facebook Suryo Prabowo, yang mengingatkan kita semua terhadap pesan Jenderal Besar Soedirman, bahwa pentingnya menjaga Angkatan Perang kita, agar tidak dimanfaatkan oleh kepentingan partai politik manapun.

Berikut kutipan beliau dalam facebooknya:

Semoga masih pada ingat .....
PESAN Jenderal Besar Soedirman
Jogya, 5 Okt 1949

Pelihara TNI .....
Pelihara Angkatan Perang kita,

Jangan sampai TNI dikuasai oleh partai politik manapun juga. Jangan mudah tergelincir dalam saat-saat seperti ini.

Jangan sekali-kali di antara tentara kita ada yang menyalahi janji, dan menjadi pengkhianat.

Semoga

Krishna Murti Dicopot dari Wakapolda Lampung


Krishna Murti Dicopot dari Wakapolda Lampung

Berita Islam 24H - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian memutuskan untuk mencopot Komisaris Besar Krishna Murti dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Lampung.

Keputusan itu tertuang dalam surat telegram Kapolri nomor ST/2325/IX/2016 yang salinannya diperoleh CNNIndonesia.com. Pada surat itu tertera Krishna dimutasi kembali ke Divisi Hubungan Internasional.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigadir Jenderal Agus Rianto membenarkan ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat malam (23/9).

Ketika ditanya apakah mutasi terkait dengan isu penganiayaan yang belakangan mencuat, dia pun membenarkan. "Salah satunya itu," ujarnya.

Isu ini berawal dari cuplikan layar (screenshot) sebuah pemberitaan media yang menyebut mantan pejabat Polda Metro Jaya diduga melakukan penganiayaan.

Bersama gambar tersebut, turut beredar dua foto. Salah satu foto menunjukkan seorang perempuan yang luka-luka.

Sementara foto lainnya menunjukkan seorang perempuan sedang bersama Krishna, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

CNNIndonesia.com berusaha meminta keterangan dari Krishna perihal pencopotan jabatannya. Namun, Krishna belum merespon pesan yang dikirim kepadanya. [beritaislam24h.com / cnn]

Jabar Provinsi Terbaik di Indonesia’s Attractiveness Award 2016

SJO, JAKARTA-Provinsi Jawa Barat kembali menerima penghargaan nasional. Kali ini Jawa Barat dinobatkan sebagai salah satu Provinsi Terbaik dalam Indonesia's Attractiveness Award 2016: Bidang Investasi, Infrastruktur, Pariwisata, dan Layanan Publik dari Frontier Consulting Group dan Tempo Media Group. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informtika (Menkominfo) RI Rudiantara kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta pada Kamis malam (22/9).

Pertumbuhan investasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata, serta kepuasan pelayanan publik menjadi dasar pemberian penghargaan ini kepada kepada para kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia. Apabila bidang-bidang tersebut berjalan dengan baik dan berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan daerah, maka akan memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan ekonomi, terciptanya lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan daerah, juga sekaligus bisa menaikkan tingkat konsumsi masyarakat di daerah.

Dengan latar belakang ini, Tempo Media Group bekerjasama dengan Frontier Consulting Group melakukan pengukuran dan observasi atau suvei terhadap daya tarik setiap daerah di Indonesia. Keseluruhan pengukuran ini disebut Indonesia's Attractiveness Index (IAI) yang diharapkan mampu memberikan gambaran daya tarik setiap kabupaten/kota maupun tingkat provinsi.

Tujuan dari pengukuran dan penyebaran hasil pengukuran ini adalah untuk meningkatkan kesadaran para kepala daerah akan pentingnya daerah untuk menjadi tujuan investasi dan pembangunan daerah, memberikan inspirasi kepada para kepala daerah untuk membangun strategi yang lebih terarah dan jelas di masa depan, serta untuk memberikan informasi kepada para investor mengenai kesempatan bisnis untuk investasi di daerah potensial di Indonesia.

Penentuan nominasi kabupaten/kota dilakukan dengan 3 indikator, yaitu:

1.    Kontribusi PDRB terhadap PDRB Provinsi di atas 25% atau PDRB di atas rata-rata PDRB Koridor MP3EI,
2.    Pertumbuhan PDRB lebih besar dari rata-rata Pertumbuhan Koridor MP3EI atau PDRB Per Kapita lebih besar dari rata-rata PDRB Per Kapita Koridor MP3EI, dan
3.    Kabupaten/Kota yang tidak lolos indikator pertama dan kedua tetapi mendapatkan penghargaan IAA pada tahun 2015.

Dari ketiga kriteria tersebut, terdapat 99 kabupaten dan 38 kota yang lolos nominasi (total 137 kabupaten/kota). Provinsi yang lolos nominasi ada 32 provinsi yaitu provinsi dari kabupaten/kota yang menjadi nominasi IAI level kabupaten/kota (plus DKI Jakarta).

Pengukuran IAI 2016 ini menggunakan empat dimensi, yaitu Investasi, Infrastruktur, Pariwisata, dan Pelayanan Publik. Seluruh dimensi penilaian dilakukan berdasarkan data sekunder dan data primer, kecuali Pelayanan Publik yang dinilai berdasarkan data primer.

Dan nominasi penghargaan untuk Indonesia Attractiveness Award (IAA) adalah Kabupaten/Kota Terbaik; Kabupaten/Kota Potensial; Top 3 Kabupaten/Kota Terbaik kategori Investasi, Infrastruktur, Pariwisata, dan Pelayanan Publik; Top 3 Kabupaten/Kota Potensial kategori Investasi, Infrastruktur, dan Pariwisata, Top 3 Kabupaten/Kota di setiap Koridor MP3EI, dan Provinsi Terbaik yaitu provinsi dengan indeks total lebih dari 70.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) merasa bahagia dan bangga daerah yang dipimpinnya menjadi salah satu provinsi penerima penghargaan tersebut. Aher mengatakan bahwa saat ini Pemprov Jawa Barat tengah menggalakkan pembangunan di berbagai dimensi atau bidang pembangunan, terutama keempat bidang yang menjadi dasar penilaian IAA 2016 ini.

Hal yang memang kini tengah digenjot pembangunannya oleh Pemprov Jawa Barat yakni infrastruktur, seperti jalan tol dan bandara. "Insya Allah tahun 2017 akhir Jawa Barat akan memiliki bandara besar sebesar Bandara di Cengkareng tapi di daerah," kata Aher usai menerima penghargaan tersebut.

Jawa Barat juga menjadi tujuan investasi di Indonesia. Tercatat menurut data BKPM Tahun 2016 bahwa realisasi investasi langsung di Jawa Barat mencapai Rp 103,1 Triliun lebih, melebihi target investasi tahun 2015 sebesar Rp 95 Triliun lebih. Sementara dari sisi investasi asing atau Penanaman Modal Asing (PMA), Jawa Barat juga masih tercatat sebagai penerima terbesar secara nasional, sebesar Rp 76,8 Triliun lebih.

"Hal ini menunjukan bahwa di Jawa Barat itu situasinya nyaman untuk investasi, ada kepastian hukum, jaminan rasa aman, oleh karenanya para investor berdatangan dengan baik," tutur Aher.

Di sisi lain, Jawa Barat juga terus meningkatkan pelayanan publiknya melalui berbagai inovasi, serta mengembangkan berbagai daerah pariwisatanya. Hal yang menjadi penekanan Aher yakni saat ini Jawa Barat tengah mengembangkan daerah Ciletuh di Kabupaten Sukabumi menjadi Geopark. Targetnya, tahun 2017 nanti Geopark Ciletuh akan menjadi bagian dari Unesco Global Geopark (UGG).

Dalam Indonesia's Attractiveness Awards 2016, Jawa Barat menjadi Provinsi Terbaik dengan indeks 80.83. Sementara Kabupaten Terbaik di Jawa Barat yang berhasil meraih kategori ini yaitu, Kabupaten Bogor (87.40), Bekasi (85.10), Purwakarta (80.95), Bandung (80.36), Sukabumi (79.55), Indramayu (78.19), dan Kabupaten Karawang (78.05).

Nominasi untuk Kota Terbaik diraih Kota Bandung (92.00), Bekasi (79.85), dan Kota Depok (77.60). Nominasi Kota Terbaik Kategori Pariwisata yaitu Kota Bandung (peringkat 1, dengan indeks 95.63), Nominasi Kabupaten Terbaik Kategori Investasi diraih Kabupaten Purwakarta (peringkat 3, 91.92), Kota Terbaik Kategori Investasi yaitu Kota Bandung (peringkat 1, 91.70), Kabupaten Terbaik Kategori Infrastruktur yaitu Kabupaten Bekasi (peringkat 1, 97.80) dan Kabupaten Bogor (peringkat 2, 94.90), Nominasi Kota Terbaik Kategori Infrastruktur yaitu Kota Bandung (peringkat 2, 99.03).(*)

Berkas Pasangan Anies-Sandiaga Dinyatakan Lengkap oleh KPUD DKI


Berkas Pasangan Anies-Sandiaga Dinyatakan Lengkap oleh KPUD DKI

Berita Islam 24H - Ketua KPUD DKI Sumarno memimpin serah terima pendaftaran pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, malam ini, Jumat (23/9).

Kedatangan duet yang disingkat dengan ASA ini tepat pukul 20.50 WIB yang diiringi dengan sholawat badar dan teriakan yel-yel oleh para pendukung Anies dan Sandiaga.

"Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, dan Saya pastikan kedua pasangan ini adalah pasangan terakhir yang mendaftar KPUD. Sebelumnya, sudah ada dua pasangan calon yang sudah mendaftar. Sehingga, Pilkada DKI dipastikan akan ada 3 pasangan calon yang bersaing," jelas Sumarmo.

Menjawab itu, wakil dari Partai Gerindra, yaitu Ketua DPD Partai Gerindra DKI M. Taufik menyerahkan setiap dokumen yang dibutuhkan sebagai tanda keikutsertaan dalam Pilkada DKI.

"Dengan membaca bismillah, insyaAlloh, berkas pencalonan saya serahkan ke KPUD," jelas Taufik dengan mengangkat berkas yang didampingi oleh Ketua MPW PKS DKI Jakarta Abdurahman Suhaimi.

Diketahui, Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera adalah partai kedua terbesar dan ketiga di DKI Jakarta, dengan jumlah kursi di DPRD DKI sebanyak 15 dan 11 kursi. Dengan total jumlah kursi sebanyak 26 kursi itu, koalisi Partai Gerindra dan PKS telah cukup untuk maju di Pilkada DKI 2017.

Adapun mengenai berkas-berkas yang diperiksa adalah inazah, surat keterangan pencalonan, dan daftar riwayat hidup calon.

"Semua berkas sejauh ini dinyatakan lengkap dan benar. Seandainya, masih ada kekurangan Kami akan sampaikan kepada paslon pada 29 September 2016 dan maksimal harus dilengkapkan pada 4 Oktober," jelas Sumarmo.

Dengan majunya pasangan Anies dan Sandiaga ini, maka Pilkada DKI 2017 akan diikuti oleh 3 paslon, yaitu Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saeful Hidayat, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. [beritaislam24h.com / pi]

Korban Longsor Sumedang Akan Direlokasi

SJO, SUMEDANG-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meninjau secara langsung lokasi longsor serta tempat pengungsian korban di Gedung Olahraga Tadjimalela, Jl. Pangeran Sugih No. 42, Kabupaten Sumedang, Jumat sore (23/9/16). Pada kesempatan ini, Aher mengatakan bahwa pihaknya bersama Pemda Kabupaten Sumedang akan memindahkan korban longsor yang rumahnya ada di kawasan rawan bencana.

"Yang jelas Insya Allah, kami pemerintah, baik Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang akan menanggulangi dengan baik urusan jangka pendek atau jangka panjangnya," ujar Aher saat meninjau para pengungsi didampingi Bupati Sumedang Eka Setiawan.

"Bentuk-bentuknya akan kita bicarakan bersama, yang jelas kami tidak ingin bapak atau ibu kembali ke tempat tinggal yang sama, jadi harus pindah ke tempat yang aman," lanjutnya.

Aher pun memberikan apresiasi kepada para pihak seperti BNPB, BPBD Jabar, Tagana, pihak TNI dan Polri, serta berbagai pihak lainnya yang telah dengan sigap membantu penanggulangan bencana longsor di Kabupaten Sumedang, sehingga bantuan untuk warga pengungsi telah terkumpul dan bisa disalurkan dengan baik.

Namun, Aher juga meminta kepada para pihak yang ingin membantu para korban agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Sumedang. Hal ini dimaksudkan agar bantuan tepat, sehingga warga pengungsi menerima bantuan yang memang benar-benar dibutuhkan. Di Gedung Olahraga Tadjimalela ini tercatat ada 1.087 warga dari 304 kepala keluarga yang terpaksa mengungsi.

Secara simbolis, pada kesempatan ini Aher juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Jawa Barat serta Kementerian Sosial RI yang diberikan kepada Bupati Eka Setiawan. Bantuan tersebut berupa peralatan mandi, keperluan wanita, pakaian dalam pria dan wanita, P3K, perlengkapan dan makanan bayi, makanan cepat saji, serta bantuan lainnya. Selain itu, BNPB juga memberikan bantuan berupa peralatan kebersihan, seperti tisu muka, pembersih lantai, kain pel, ember dan gayung plastik, plastik sampah, serta peralatan kebersihan lainnya.(*)

Ini Bakal Paslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi

SJO, CIMAHI-Hingga Jum'at (23/9) atau hari terakhir pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Tahun 2017, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi telah menerima tiga bakal pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Cimahi.

Menurut Ketua KPU Kota Cimahi, Handi Dananjaya, SH, pada hari pertama pendaftaran bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Cimahi untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Tahun 2017 yaitu pada hari Rabu tanggal 21 September 2016, KPU Kota Cimahi menerima satu bakal paslon yaitu pasangan Ir. H. Ajay Muhamad Priatna, MM dan Letkol (Purn) Ngatiyana yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Selanjutnya pada hari kedua yaitu hari Kamis tanggal 22 September 2016, KPU Kota Cimahi menerima dua bakal paslon, yaitu bakal paslon H. Asep Hadad Didjaja, SH, SE, MM dan dr.R.Adj. Irma Indriyani yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

Sedangkan satu bakal paslon lagi yang mendaftar pada hari kedua pendaftaran tersebut adalah bakal paslon Hj. Atty Suharti, SE dan Ir. H. Achmad Zulkarnain, MT yang diusung oleh Partai Golkar, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Nasdem.

Pendaftaran bakal paslon Walikota dan Wakil Walikota Cimahi untuk Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cimahi Tahun 2017 ditutup pada hari Jum'at tanggal 23 September 2016 pukul 24.00 WIB. (ADI)

Munculnya Nama Anies Sebagai CAGUB

Munculnya Nama Anies Sebagai CAGUB

http://ift.tt/2aLn8ie

BERITAHANGAT5 - Koalisi Partai Gerindra dan PKS resmi mengusung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Nama Anies mencuat 24 jam terakhir hingga akhirnya diumumkan menjadi cagub. Padahal sebelumnya nama Sandiaga lah yang digadang-gadang menjadi cagub dari Gerindra.

Meski demikian, ungkap Sandiaga, nama Anies tidak tiba-tiba muncul begitu saja. Dia terlebih dulu mengajak bicara Anies.

"Kita duduk tukar pikiran. Mas, apakah saya memiliki kemampuan untuk menawarkan perubahan di Jakarta. Katanya go for act. Sejak 15 November 2015, saya tuntas iklas menjalani proses ini selama 9 bulan. Kami butuh pemimpin baru, bukan hanya bangun fisik tapi juga mindset," ungkap Sandiaga.

Dia menambahkan, "kita nggak pernah bicara satu dua, kita bicara team work. Kita banyak bicara ekonomi dan infrastruktur. Kita komit akan tuntaskan pembangunan Jakarta 5 tahun ke depan."

Anies sendiri menyebut dirinya dan Sandiaga sebagai dwi tunggal. "Dua tapi 1. Semua kita kerjakan bersama. Jakarta milik bersama, bukan satu atau dua orang. Mulainya di kepemimpinannya," kata Anies Baswedan.


Nama Yusril Ihza Mahendra tidak diusung partai mana pun untuk maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta 2017. Yusril pun mengucapkan terima kasih dan permohonan maafnya kepada seluruh pendukung karena tidak dapat maju sebagai penantang Ahok-Djarot.

"Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada warga masyarakat, terutama dari lapisan bawah yang telah memberikan dukungan kepada saya. Terima kasih juga saya sampaikan kepada para ulama, habaib, ustaz dan muballigh yang telah berusaha keras membantu saya. Juga kepada para relawan, politisi, aktivis, wartawan, tokoh-tokoh LSM dan semua kalangan yang dengan tulus ikhlas membantu saya dalam proses pencalonan gubernur DKI Jakarta yang lalu," tulis Yusril dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (23/9/2016).

"Bahwa upaya ini tidak berhasil, semuanya saya serahkan kepada kehendak Allah Yang Maha Kuasa. Saya dan keluarga serta teman-teman seperjuangan tetap sabar dan tabah menghadapinya," imbuh dia.

Menurut Yusril, perjuangan membangun demokrasi, menegakkan hukum dan keadilan, serta membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan, serta menegakkan kedaulatan rakyat dan martabat bangsa dan negara masih jauh dan masih panjang. Ia mengajak untuk tetap sabar dalam berjuang, dengan mengorbankan apa saja yang perlu dikorbankan.

Politik, lanjut dia, bukanlah sebuah permainan kekuasaan dengan menonjolkan kepentingan sesaat. Tetapi sebuah pengabdian yang tulus kepada rakyat, bangsa dan negara untuk memajukannya.

"Saya ucapkan terima kasih atas segala bantuan, pengorbanan dan dukungan yang datang dari begitu banyak orang dalam proses pencalonan gubernur DKI Jakarta ini. Saya mohon maaf pula, jika saya telah mengecewakan para pendukung karena ketidakberhasilan saya maju sebagai calon. Saya memetik hikmah dan sekaligus introspeksi atas semua yang terjadi," ujar Yusril.

Yusril pun mengucapkan selamat kepada para pasangan calon yang diusung parpol-parpol nonpendukung Ahok-Djarot.

"Saya ucapkan selamat kepada pasangan Agus dan Sylviana dari 'Koalisi Cikeas' dan pasangan yang hari ini juga namanya akan diumumkan oleh Koalisi Gerindra dan PKS untuk bertarung dalam memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017," Yusril memungkas.

Sumber: http://ift.tt/2aJpkUm

Agus Mundur dari TNI Maju di Pilgub DKI

Agus Mundur dari TNI Maju di Pilgub DKI

http://ift.tt/2aLn8ie

BERITAHANGAT5 - Partai Demokrat, PAN, PPP, dan PKB resmi mengusung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menjadi bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur di Pilkada DKI Jakarta‎ 2017.

Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan, setelah resmi dideklarasikan pukul 02.50 WIB tadi, Agus dan Sylviana akan segera mengundurkan diri dari jabatan dan pekerjaannya saat ini.

Agus Yudhoyono merupakan prajurit TNI berpangkat Mayor dan saat ini bertugas sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning. Sementara, Sylviana Murni merupakan pejabat eselon I di Pemprov DKI Jakarta dan mengemban jabatan sebagai Deputi Gubernur bidang Pariwisata dab Kebudayaan.

"Mas Agus dan Ibu Sylviana akan berpamitan dengan atasan langsung, dan setelah itu akan menghadirkan diri ke warga DKI," ujar Ketum PPP Romahurmuziy dalam jumpa pers di Puri Cikeas, Bogor, Jumat (23/9/2016).

Romi menilai, dipilihnya Agus dan Sylviana karena masing-masing mempunyai kemampuan yang baik dari segi manajerial dan juga posisinya saat ini di bidang masing-masing.

"Agus dan Sylviana ini pasangan ideal dominasi militer lulusan dan dibantu Ibu Sylviana dari birokrat, sehingga dinilai kapasitasnya mumpuni," kata Romy.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, Agus merupakan sosok yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi pemimpin di Ibu Kota.

"Menjadikan Jakarta merakyat itu dibutuhkan pemimpin yang bisa panutan untuk semua, seseorang yang memiliki wawasan dan kredibilitas luas,‎ itu dimiliki oleh Agus Harimurti," ujar dia.

Syarief menambahkan, pihaknya berharap pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana bisa terpililh untuk mengalahkan pasangan petahana dan bisa menjadikan Jakarta lebih baik lagi.

"Untuk itu saudara-saudara mari kita mensyukuri nikmat ini, ini merupakan rahmat. Insya Allah menjadikan perubahan Jakarta untuk rakyat‎," Syarief menandaskan.


Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dari poros Cikeas Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni, Jumat malam mendaftar ke KPU DKI Jakarta. Kehadirannya disambut Ketua KPU DKI Sumarno beserta jajarannya.

Dalam kesempatan itu, komisioner KPU mengecek berkas pencalonan pasangan tersebut. Setelah membacakan, akhirnya berkas Agus-Sylviana dinyatakan lengkap.

"Sudah lengkap dan benar terkait berkas pencalonan. Berkas persyaratan calon sampai tangal 29 September akan diperiksa kembali," ucap Sumarno, Jumat (23/9/2016) malam.

Sumarno juga memberitahukan agar pasangan tersebut hadir pada Sabtu besok di RS AL Mintoharjo untuk tes kesehatan. Sementara pada Minggu lusa akan ada tes narkoba di BNN.

"Besok tes kesehatan di RS AL Mintoharjo dan tes narkoba di BNN," pungkap Sumarno.

Sementara itu, dari seluruh calon, Sylviana satu-satunya calon perempuan. Meski demikian, dirinya tidak berkecil hati. Dia mengatakan tetap semangat untuk melawan pasangan lainnya di Pilkada DKI 2017.

"Semangat. Pokoknya tetap semangat," ucap Sylviana usai mendaftar di KPU DKI Jakarta.

Sumber: http://ift.tt/2aJpkUm

Disambut Takbir dan Sholawat,‎ Anies-Sandi Daftar ke KPU DKI


Disambut Takbir dan Sholawat,‎ Anies-Sandi Daftar ke KPU DKI

Berita Islam 24H - Bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno akhirnya tiba di kantor KPU DKI di Jalan Salemba Raya, Jakarta, Jumat (21/9/2016) petang.

Mereka diantar langsung oleh Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani dan Ketua DPD Gerindra DKI Mohamad Taufik bersama beberapa pengurus teras Gerindra.

Rombongan tiba sekitar pukul 20.59 WIB dan langsung disambut ratusan pendukungnya.

Lantunan sholawat nabi bergema dan teriakan takbir mengiringi langkah kedua pasangan tersebut.

Anies tampak mengenakan baju muslim polos lengan panjang dengan belutan surban, begitu juga Sandi. ‎‎

Sesaat kemudian, mereka langsung menuju lantai 2 kantor KPU DKI, tempat proses pendaftaran. ‎

Mereka diterima oleh Ketua KPU DKI Soemarno dan empat komisioner lainnya. Duduk di barisan depan Anies-Sandi bersama Taufik untuk mendampingi proses pendaftaran dan penyerahan berkas persyarata‎n pencalonan ke KPU DKI. [beritaislam24h.com / tsc]

“Agus Yudhoyono dan Anies Maju Cagub DKI, Ahok tak Bisa Mainkan isu SARA”


"Agus Yudhoyono dan Anies Maju Cagub DKI, Ahok tak Bisa Mainkan isu SARA"

Berita Islam 24H - Pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno resmi diusung Partai Gerindra dan PKS di laga Pilkada DKI 2017. Peta politik Jakarta terbelah tiga poros. Terpilihnya Anies Baswedan paling banyak mendapat sorotan.

Di sosial media, aktivis PKS juga terbelah. Sebagian mempertanyakan dipilihnya Anies sebagai cagub Gerindra-PKS.

Aktivis politik Mustofa Nahrawardaya langsung menyatakan mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni. Sebelumnya, Mustofa Nahra di akun ‏@TofaLemon menulis: "Tinggal nunggu Gerindra. Kalau pasangan yang diumumkan ada nama Anies, saya langsung akan dukung Agus Yudhoyono. @SBYudhoyono."

Akun aktivis PKS, ‏@yudissejahtera menegaskan: "Anies yang ga ikut proses penjaringan, bukan kader, elektabilitas juga rendah, baru nongol dimenit-menit akhir. Langsung diusung jadi cagub."

Di sisi lain, aktivis urban Elisa Sutanudjaja menilai, pasangan petahana tidak bisa lagi memainkan isu "jadi korban SARA" jika Agus Yudhoyono dan Anies Baswedan jadi cagub. "Kalau Agus-Anies-Ahok yang maju, kartu 'belagak jadi korban SARA' bisa jadi susah dimainkan lagi oleh petahana ya," tulis Elisa di akun ‏@elisa_jkt.

Sedangkan menurut Mustofa, menghadapi pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat berarti berhadapan dengan isu-isu SARA. "Menghadapi Ahok-Djarot, berarti kita sedang berhadapan dengan isu-isu SARA. Itu pasti. Belajar dari suara-suara Ahok selama ini," tulis @TofaLemon.

Diberitakan sebelumnya, Ketum Gerindra Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (23/09).

"Setelah melalui proses yang panjang, lebih dari 8 bulan kami dari Gerindra dan PKS, dalam rangka menjalankan fungsi kami sebagai pembawa aspirasi rakyat, dalam sebuah negara untuk membawa aspirasi rakyat. Anies Baswedan sebagai calon gubernur dan Sandiaga sebagai calon wakil gubernur. Kedua putra terbaik bangsa ini mampu membawa DKI ke arah lebih baik," jelas Prabowo dalam pidatonya. [beritaislam24h.com / ici]

10 Menit yang Lalu Saya Terima Telepon Pak Prabowo, dengar Semangat Beliau ingin Nangis


10 Menit yang Lalu Saya Terima Telepon Pak Prabowo, dengar Semangat Beliau ingin Nangis

Berita Islam 24H - 10 Menit yg lalu saya terima tilpon Pak Prabowo, minta disampaikan ke teman-teman untuk mendukung pasangan Anis-Sandi yg diusung Partai Gerindra dan PKS. Pak PS meyakinkan bahwa di tangan mereka Jakarta akan dibangun lebih manusiawi, dan tidak akan ada rakyat kecil yg tersisih.

Pasal 33 dan 34 akan mulai diterapkan di Jakarta , bila Sandi dan Anis menang. Jujur mendengar semangat Pak Prabowo saya rasanya ingin menangis, bagaimana tidak? Ia yg pernah dibully Anis tidak sedikit tersirat ada dendam atau sakit hati. Sebaliknya Pak PS meletakkan harapan besar pada Anis dan Sandi, yg dinilai sebagai berlian -berlian khatulistiwa.

Kepada sahabatnya Para Petinggi Partai PKS, dan juga warga PKS Pak Prabowo mengucapkan terimakasih, apalagi dengan 11 kursi PKS rela bersepakat dengan Gerindra untuk memilih seorang Profesional, yaitu Anis Baswedan. "PKS Luar biasa, mereka sangat realistis, tak hanya mengedepankan kepentingan umat, tapi jaga masa depan Jakarta, dan Indonesia, hormat kami pada warga dan petinggi PKS", tutur Pak PS.

Nanik Sudaryati

Salim A. Fillah: Aku Titip Jayakarta pada Berdiri Tegakmu di Hadapan Rabb Semesta Alam

Petinggi Gerindra, PKS, Anies, Sandiaga sedang melakukan shalat berjamaah

Salim A. Fillah: Aku Titip Jayakarta pada Berdiri Tegakmu di Hadapan Rabb Semesta Alam

Berita Islam 24H - Aku titip Jayakarta pada berdiri tegakmu di hadapan Rabb semesta alam..

Agar anak-anak kita tak salah kira; seakan sabda Rasulullah, "Jangan marah.. Jangan marah.. Jangan marah.. Maka bagimu surga", telah tak lagi berguna.

Aku titip Jayakarta pada ruku' tundukmu di hadapan Rabb Yang Maha Perkasa..

Agar anak-anak kita tak keliru mengerti; seakan menyebabkan terusir, kehilangan, dan nestapanya orang-orang lemah demi senyum beberapa yang berharta dan berkuasa itu terpuji.

Aku titip Jayakarta pada sujud syahdumu di hadapan Rabb Yang Maha Adil..

Agar anak-anak kita tak luput berkesimpulan; seakan semua pelanggaran dan kesalahan dapat diredam dengan memperbanyak suara-suara dukungan dan perundungan pada lawan melalui gerilya maya yang digerakkan.

Aku titip Jayakarta pada duduk khusyu'mu di hadapan Rabb Yang Maha Kuasa..

Agar anak-anak kita tak gagap menangkap; seakan berlaku sombong dan sewenang-wenang beroleh pembenaran semesta padahal hanya karena penguasa dan pengusaha berdiri di belakangnya.

Aku titip Jayakarta pada tahiyat sendumu di hadapan Rabb Yang Maha Pemurah..

Agar anak-anak kita tak gagal faham; seakan mengingkari janji, menjilat ludah sendiri, dan mengkhianati kawan itu sah-sah saja selama ada yang membela melalui koran, majalah, dan televisi.

Aku titip Jayakarta pada uluk salammu yang tulus..

Katakanlah: "Duhai Rabb Pemilik segala kemaharajaan. Engkau berikan kekuasaan itu pada siapapun yang Kaukehendaki, Kaucabut pula kekuasaan itu dari siapapun yang Kauinginkan. Kaumuliakan siapa yang Kaukehendaki, dan Kauhinakan siapapun yang Kauinginkan. Di tanganMulah segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Aku titip Jayakarta pada sifat lapang dada seorang ksatria yang berulangkali dikhianati mereka yang diusungnya, bahkan pernah disebut tak pantas oleh yang kini disokongnya.

Aku titip Jayakarta pada doa para masyaikh yang tak kenal lelah berjuang menyatukan ummat. Dan pada sekumpulan insan yang dengan penuh cinta memberikan seluruh hal terbaiknya bagi ummat, mengalah, walau sering difitnah namun tetap mengerahkan ruhiyah, tsaqafah, dan tenaganya tanpa goyah.

Gak Kapok- kapok, Rais Aam NU Sentil Nusron Soal Dukungan Nadhliyin kepada Ahok


Gak Kapok- kapok, Rais Aam NU Sentil Nusron Soal Dukungan Nadhliyin kepada Ahok

Berita Islam 24H - Nusron Wahid diminta jangan asal mengklaim mendapat dukungan kaum Nahdliyin terhadap salah satu pasangan calon gubernur yang bertarung di Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Tidak benar kalau ada yang bilang PBNU mendukung salah satu calon. Jadi jangan asal mengklaim didukung Nahdliyin," kata Rais Aam Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Maruf Amin, Jumat (23/9).

Bekas anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu mengakui, memang ada beberapa calon kepala daerah yang meminta restu PBNU, tetapi bukan berarti organisasi Islam terbesar di Indonesia itu otomatis memberikan dukungan. Apalagi, PBNU memiliki kriteria dalam memilih calon pemimpin.

Maruf menjelaskan, sikap Nahdlatul Ulama dalam memilih pemimpin non muslim mengacu pada hasil Muktamar 1999 di Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Saat itu, ulama merumuskan salah satu syarat dibolehkannya memilih pemimpin yang non muslim jika tidak adanya calon pemimpin muslim yang adil. Hukum kemudian menjadi dhorurot memilih non muslim karena paksaan keadaan maka dibolehkan. Menurutnya, selama ada calon pemimpin muslim yang amanah, maka PBNU akan setia mendukung calon tersebut.

"Yang menjadi kriteria pemimpin adalah yang muslim jujur dan adil. Kalau tidak ada maka dibolehkan memilih pemimpin non muslim asalkan memiliki sifat jujur dan adil," bebernya.

Sebelumnya, Nusron Wahid yang merupakan ketua tim pemenangan Basuki Ahok Tjahaja Purnama (Ahok) untuk Pilkada DKI 2017 mengklaim bahwa warga NU di Jakarta lebih memilih calon petahana dibandingkan bakal calon gubernur lainnya. [beritaislam24h.com / rc]

DULU Koar-Koar Tak Takut Kehilangan Jabatan, KINI Ahok Takut Tak Dipilih Warga


[portalpiyungan.com] Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama kerap mengunggah video dirinya saat melakukan rapat di kantor Pemprov DKI. Melalui akun YouTube Pemprov DKI, segala kegiatan Ahok sapaan Basuki, diunggah untuk menunjukkan ke publik.

Dari sekian banyak video yang diunggah Pemprov DKI, banyak video yang menunjukkan Ahok tengah marah-marah dalam sebuah rapat. Ahok seakan ingin mencitrakan diri sebagai Gubernur pemberani, bahkan tak takut meski akan kehilangan jabatan.

Namun, menjelang Pemilihan Gubernur (Pikgub) DKI, sikap Ahok berbalik arah. Sikap berani kehilangan jabatan, seakan luntur dengan pernyataan Ahok pada awak media dalam jumpa pers bersama calon wakilnya, Djarot S Hidayat dan Ketua Umum NasDem, Surya Paloh di Jakarta Pusat, Rabu 21 September 2016.

Ahok berharap agar warga tidak menonton videonya saat marah-marah di YouTube tiga tahun lalu. Alasannya, Ahok merasa sudah berubah.

"Ya jangan nonton YouTube yang tiga tahun lalu. Nonton yang setahun lalu yang saya lebih sopan kayak Mas Djarot," katanya.

Ia menegaskan, kelemahannya tak perlu diingat-ingat.

"Kelemahan kami jangan diingat-ingat, tambah benci. Masa lalu ya lupakan," begitu pintanya.

Ahok khawatir, warga DKI tambah benci terhadap dirinya, hingga tidak memilihnya di Pilgub DKI. Lain dulu, lain pula sekarang, itulah dinamika politik negeri ini.

Yusril Tidak Akan Dukung Calon Gubernur yang "Coba-coba"


Yusril Tidak Akan Dukung Calon Gubernur yang "Coba-coba"

Berita Islam 24H - Yusril Ihza Mahendra, figur yang berniat maju pada Pilkada DKI 2017 menyatakan belum menentukan dukungan terhadap sejumlah calon yang akan maju pada Pilkada DKI 2017.

Hal itu disampaikan Yusril setelah dirinya mengaku tidak dipilih oleh partai politik (parpol) untuk maju pada pemilihan Gubernur DKI 2017.

Yusril menjelaskan, dia berniat untuk mengamati para calon yang akan bertarung pada Pilkada DKI, sebelum menjatuhkan dukungan terhadap calon tersebut.

"Saya mau mempelajari hal ini dalam satu bulan ini, kan satu bulan nanti pada 23 Oktober baru di putuskan oleh KPU apakah mereka memenuhi syarat atau tidak," ujar Yusril saat dihubungi, Jumat (23/9/2016).

Adapun Yusril mengatakan, dirinya akan mendukung pasangan calon yang benar-benar berniat maju karena berniat untuk menyelesaikan masalah di Ibu Kota. Bukan mendukung calon yang diusung hanya untuk "coba-coba" saja.

"Kalau hanya test case kemampuan politik, tidak peduli kalah atau menang, apalagi di balik hal ini ada hal yang bersifat transactional financial, atau di balik semua ini ada kongkalikong antara petahana dengan mereka. Bisa saja calon ini dimunculkan untuk tidak melawan kotak kosong, tapi calon yang dimunculkan calon kelas dua kelas tiga, dan dengan mudah dikalahkan oleh petahana, saya enggak bersedia untuk mendukungnya," ujar Yusril.

Jumat dini hari, "Koalisi Cikeas" mengumumkan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2017. Sedangkan koalisi Gerindra dan PKS rencananya mengumumkan pasangan calon pada Jumat siang. [beritaislam24h.com / kc]

Anies Baswedan: Jakarta Berhak Miliki Pemimpin yang Manusiawi


Anies Baswedan: Jakarta Berhak Miliki Pemimpin yang Manusiawi

Berita Islam 24H - Koalisi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mengumumkan untuk mengusung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai calon gubernur dan wakil gubernur DKI di Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017. Anies mengatakan rakyat Jakarta berhak memiliki pemimpin yang manusiawi.

"Rakyat Jakarta berhak memiliki pemimpin yang manusiawi, berhak mendapatkan kebijakan-kebijakan yang melindungi dan kebijakan yang pro-rakyat," kata Anies Baswedan di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (23/9).

Anies mengatakan apresiasinya kepada Gerindra dan PKS yang telah mengusung, mendorong dan memberikan kesempatan kepada ia dan Sandiaga untuk mengusungnya. Menurutnya Jakarta bukan hanya sekedar kota, tetapi juga tempat tinggal manusia Indonesia, di mana jutaan orang berikhtiar dan harus dilindungi dan disejahterakan.

Ia mengatakan dengan ikut memasuki proses di Pilgub DKI, ia memiliki sebuah nita untuk menyemangatkan demokrasi kita. Karena masyarakat Jakarta juga berhak memiliki pemimpin yang manusiawi dengan kebijakan-kebijakan yang melindungi dan pro-rakyat.

"Semangat yang sudah dititipkan kepada saya dan Sandiaga akan dijaga sebaik-baiknya," tegas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini. [beritaislam24h.com / rci]

Daftar Diantar Annisa Pohan, Agus Yudhoyono Tegang


Daftar Diantar Annisa Pohan, Agus Yudhoyono Tegang

Berita Islam 24H - Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP, dan PKB ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta, untuk mendaftarkan diri mereka secara resmi.

Rombongan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni berangkat menggunakan satu bus charteran Damri merah, dari DPP Demokrat.

Di dalam bus itu, terlihat Agus duduk di kursi paling depan, sambil mengenakan koko putih dengan dikalungkan sarung bermotif kotak ala budaya Betawi. Di sebelahnya, ada Annisa Pohan, istrinya, yang selaras mengenakan baju kurung putih.

Di perjalanan, terlihat wajah Agus tegang, tanpa senyum. Kontras dengan Annisa di sebelahnya yang ceria dan selalu tersenyum memandang kamera.

Mimik Agus ini juga tak mewakili semangat rombongan di bus itu, yang umumnya tersenyum lebar dan semringah. Di dalam bus, terlihat ada Wakil Ketua Umum Syarief Hasan dan juga Ketua Fraksi Demokrat di DPR, Edie Baskoro Yudhoyono. Selain itu, ikut juga beberapa tokoh partai koalisi Cikeas.

Sementara Sylviana Murni yang duduk pada barisan kursi di belakang Agus. Wajahnya tertutupi sandaran kursi, sehingga ekspresinya tersembunyi dari kamera. [beritaislam24h.com / vnc]

Ini Alasan PKS Dukung Anies Baswedan, Bukan Yusril


[portalpiyungan.com] JAKARTA - Gerindra dan PKS akhirnya mengusung pasangan Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pilgub DKI 2017. Rekomendasi Risalah Istiqlal yang mengusulkan Yusril Ihza Mahendra akhirnya kandas.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul Iman mengemukakan alasan mendukung calon gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahuddin Uno.

"Ini dua tokoh terbaik masyarakat Jakarta," kata Sohibul Iman saat deklarasi Anies-Sandiaga di kediaman Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, di Jakarta Selatan, Jumat (23/9) malam.

Sohibul mengatakan ada tiga hal yang dijadikan pedoman dalam memilih Anies-Sandiaga.

"Pertama adalah integritas. Keduanya memiliki integritas yang sangat baik. Ke-2 adalah kapabilitas, keduanya berhasil di bidang masing-masing. Ke-3 adalah basis konstituensi, keduanya memiliki basis konstituensi yang unik," kata Sohibul.

Dia mengemukakan telah sekian lama ditanya oleh media mengenai cagub yang akan diusung PKS.

"Kami ingin menghadirkan pilkada yang lebih baik, berkualitas, menjadi bagian dari proses demokrasi. Oleh karena itu kami melakukan pencarian dan Insyaallah akan ada demokrasi yang berkualitas," katanya.

Sohibul juga menyampaikan kepada keluarga besar Gerindra dan PKS untuk menciptakan demokrasi yang lebih baik dan berkualitas lewat kampanye yang baik, etika politik yang baik, berdasarkan fatsun politik yang baik, dan berdasarkan aturan yang ada.

"Kita tidak berharap ada semangat permusuhan, kita hanya berkompetisi untuk pilkada ini saja, setelah itu kita bergotong royong membangun Jakarta yang lebih baik," kata Sohibul Iman.

Sumber: ANTARA


Sungguh Memalukan Guru Saling Pukul Di Hadapan Para Siswa Gara-Gara Utang

Selamat malam sobat guru semua, berikut kami sampaikan informasi tentang perkelahian antar guru dihadapan siswa yang hanya gara-gara masalah sepele yaitu masalah hutang piutang, sungguh memalukan dan contoh yang tidak baik apalagi itu dilakukan di depan siswanya.
gambar ilustrasi

Maria Katarina Uduk dan Wenses Laus Luan oknum guru SDI Nuralan Malaka terlibat saling pukul dan lempar yang berujung laporan polisi.
Mirisnya, aksi kurang terpuji ini dilakukan di depan para siswa .
Maria Katarina yang dikonfirmasi Via Telepon mengatakan, dirinya tidak terima dit4mpar oleh Wenses Laus di depan para siswa.
Pasalnya dirinya merasa tidak memiliki salah pada Wenses. Oleh sebab itu, dirinya melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian Polsek Koba Lima.
"Kejadiannya tanggal 5 September lalu. Waktu itu saya sedang mengajar para siswa. Tiba-tiba pak Wenses masuk bermaksud menagih uang darma."
"Saya bilang sebentar dulu ini masih jam pelajaran. Tidak lama berselang para siswa ribut dan dia (Wenses, red) meminta para siswa untuk diam."
"Saya pun meminta dia untuk keluar agar saya bisa melanjutkan pelajaran. Namun tiba-tiba saat dia berada di pintu hendak keluar, dia berbalik dan menuju ke meja saya dan menamp4r saya beberapa kali," ungkap Maria.
Berbeda dengan Maria, Wenses mengatakan, dirinya diserang lebih dahulu oleh Maria dengan sebuah buku. Oleh sebab itu dirinya menamp@r Maria.
"Dia (Maria, red) melempar saya dengan buku saat saya hendak keluar makanya saya marah dan memukulnya," Ungkap Kepala Sekolah SDI Nularan, Paulina Seuk menirukan pembelaan Wenses saat ditemui pos kupang dikediamannya, Jumat (23/9/2016).
Paulina menjelaskan, usai kejadian tersebut, dirinya sudah memanggil kedua guru tersebut bermaksud untuk mendamaikan.
Namun karena keduanya bersi keras pada versi cerita masing-masing sehingga pernyataan damai tidak terwujud.
Maria yang tidak puas langsung melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian.
"Saya sudah coba tahan Maria supaya kita selesaikan baik-baik, namun dia (Maria, Red) tidak mau. Saya sudah ke kantor polisi untuk menyelesaikan masalah ini, Namun Maria bersih keras tidak mau damai."
"Sehingga polisi memberikan batas waktu 1 minggu untuk mendamaikan kedua belah pihak. Jika tidak maka akan dilanjutkan," jelas Paulina.
Pihak Polsek Koba Lima belum berhasil dikonfirmasi karena Kapolsek sedang tidak berada di tempat. Informasi yang dihimpun, kasus ini masih dalam penyidikan.
Pihak kepolisian masih memberikan kesempatan agar masalah ini bisa diselesaikan dengan jalur kekeluargaan.
Demikian informasi ini kami sampaikan agar menjadi pelajaran bagi para guru agar lebih menahan emosi dan jangan sampai melakukan hal yang tidak terpuji dihadapan siswanya sendiri karena guru seharunya memberikan contoh yang baik

Mendukung Anies Baswedan Sungguhlah Berat, Tapi,,


Mendukung Anies Baswedan Sungguhlah Berat, Tapi,,

Berita Islam 24H - Saat pertama kali mendengar info resmi bahwa Sandiaga Uno berpasangan dengan Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017, saya sempat shock. Tak habis pikir. Kok bisa?

Bukankah dia dulu pendukung Jokowi? Bukankah dia dulu pernah membully Prabowo? Bukankah saya pun dulu pernah mengkritiknya habis-habisan karena beliau yang intelek tiba-tiba seperti kehilangan intelektualitasnya setelah mendukung Jokowi?

Saya sempat shock, tak habis pikir, bahkan sempat BINGUNG. Sebab dari tiga calon yang maju di Pilkada DKI 2017, harapan saya satu-satunya hanyalah Sandiaga Uno.

Pak Yusril sudah di"kartu-mati"kan oleh semua Parpol. Mendukung Agus Sylviana rasanya sangat berat, karena saya tahu parpol-parpol pendukung mereka hampir semuanya exKMP yang membelot dan kini mendukung pemerintah.

Dan mendukung Ahdjrot tentu sangat tidak mungkin. Jika saya mendukung mereka, hm... itu artinya Anda semua bebas menjuluki saya pelacur politik hehehehe.. :-)

Jadi harapan saya hanya pada pak Sandiaga Uno. Saya mendukung beliau. Tapi kok beliau duet dengan pak Anies Baswedan?

Duh, rasanya sungguhlah berat jika saya harus mendukung Anies Baswedan. Gimana nih? Apa yang harus saya lakukan?

Untungnya, tiba-tiba saya ingat sesuatu:

Ketika masih menjabat sebagai menteri, prestasi beliau sungguh luar biasa. Pak Anies Baswedan sempat membuat kebijakan menghapus MOS, dan beberapa kebijakan lain yang positif dan mendapat pujian khalayak ramai.

Lalu tiba-tiba beliau dipecat oleh Jokowi. Sebuah tindakan yang saat itu sangat disayangkan oleh banyak pihak, termasuk oleh para pendukung Jokowi sendiri.

"Anies Baswedan sudah berubah." Itulah kesan yang saya tangkap dari rangkaian cerita di atas. Dan saya berharap semoga itu benar.

Ya, setiap manusia bisa berubah. Termasuk saya, termasuk Anda, termasuk Anies Baswedan. Mungkin beliau telah menyesal karena dulu jadi timses Jokowi. Sama menyesalnya dengan Nanik S Deyang yang dulu menjadi orang kepercayaan dan orang terdekat Jokowi, namun kini menjadi salah seorang pengkritik keras Jokowi. Karena mbak Nanik ini sudah sadar.

Ya, jika seseorang telah berubah, tentu kita harus menghargainya, bukan? Tak ada gunanya menyimpan dendam. Mari memaafkan pak Anies Baswedan. Jika beliau telah berubah, dan kini berjuang bersama untuk menyelamatkan NKRI, tentu harus kita dukung bersama.

Dan dalam konteks inilah, saya sangat kagum luar biasa kepada Pak Prabowo. Beliau dengan sangat legowo bersedia mendukung orang yang dulu pernah membullynya. Betapa sikap ikhlas beliau sungguh luar biasa!

"Halah! Anda mendukung Anies-Uno, paling cuma karena mereka didukung oleh PKS. Ente kan kader PKS. Iya kan?"

Hehehehe...

Ente sepertinya belum tahu bahwa:
- Saya pernah menentang PKS karena mendukung kenaikan harga BBM
- Saat dulu PKS mendukung SBY jadi capres, saya justru memilih JK-Wiranto
- Saat PKS memecat Fahri Hamzah, saya justru membela Fahri Hamzah dan menyayangkan keputusan PKS tersebut.

Bagi saya, yang harus dibela itu Islam, bukan partai. Sebab di akhirat nanti, kita tidak akan ditanya apa "partaimu".

Saya mendukung Anies-Uno karena saya punya alasan kuat secara pribadi, bukan karena mereka didukung oleh PKS.

Catat itu!

Jakarta, 23 September 2016
Jonru

Ditulis sekitar dua jam setelah pengumuman resmi pasangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno oleh Gerindra dan PKS.

BNN Lamsel Sosialisasikan Lembaga Rehabilitasi di Ketapang


Sosialisasi BNN
Kaliandanews.com, Ketapang - BNN Lampung Selatan adakan Sosialisasi Lembaga Rehabilitasi untuk instansi pemerintah di Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Jumat (23/09). Kegiatan yang bertujuan untuk menjalankan program penguatan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah ini diikuti oleh sekitar 75 peserta.

Camat ketapang Darsito saat membuka acara ini mengungkap peranan pemerintah perlu didukung peran serta masyarakat dalam memerangi narkoba.

"kita sebagai perangkat pemerintah yang sangat dekat dengan masyarakat harus lebih memperhatikan masyrakat disekitar kita, terlebih bila mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah kita masing - masing, jadi kita harus perang terhadap narkoba mulai dari keluarga kita," ungkapnya

Camat ketapang ini pun mengucapkan terima kasih atas kunjungan BNN Lampung Selatan, yang telah datang untuk memberikan sosialisasi tentang lembaga Rehabilitasi dan pengetahuan tentang bahaya narkoba.

Ditempat yang sama Arfan,SE, M,Si selaku kepala seksi Rehabilitasi BNN Lampung Selatan menjelaskan bagaimana tata cara dan persyaratan Rehabilitasi bagi pecandu yang ingin sembuh.

"kami melaksanakan kegiatan sosialisasi ini guna mendukung program penguatan lembaga Rehabilitasi di lingkungan instansi pemerintah masyarakat dan desa tahun 2016, karena lingkungan kecamatan dan desa sangat dekat dengan masyarakat sekitar, sehingga bisa mengawasi dan menberikan informasi kepada warga sekitar mereka akan bahaya narkoba dan bagaimana cara pecandu yang ingin sembuh berobat atau di rehabilitasi," terang Arfan

Tak Kapok-Kapok, Nusron Klaim NU Dukung Ahok, Rais Aam PBNU Beri Jawaban Menohok


[portalpiyungan.com] Rais Aam PBNU Ma'ruf Amin menegaskan PBNU belum ada sikap resmi soal dukungan terhadap pasangan cagub-wagub di Pilgub DKI.

Hal ini diungkapkannya terkait klaim Ketua tim pemenangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang juga salah satu ketua PBNU, Nusron Wahid, yang mengaku bahwa warga NU di  Jakarta lebih memilih Ahok dibandingkan bakal calon gubernur lain.

"Tidak benar kalau ada yang bilang PBNU mendukung salah satu calon. Jadi jangan asal mengklaim didukung nahdliyin," kata Ma'ruf Amin, Jumat, 23 September 2016.

Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini mengakui memang ada beberapa calon kepala daerah yang meminta restu kepada PBNU. Namun, ia menegaskan bukan berarti organisasi Islam terbesar di Indonesia itu otomatis memberi dukungan.

Menurutnya, PBNU memiliki kriteria dalam memilih pemimpin. Sikap NU dalam memilih pemimpin non-muslim, mengacu pada hasil Muktamar 1999 di Lirboyo Kediri.

Saat itu, ulama merumuskan salah satu syarat dibolehkannya memilih pemimpin non-muslim, adalah jika tidak adanya calon pemimpin muslim yang adil. Hukum kemudian menjadi dhorurot, memilih non-muslim karena paksaan keadaan maka dibolehkan.

"Yang menjadi kriteria pemimpin adalah yang muslim jujur dan adil. Kalau tidak ada maka dibolehkan memilih pemimpin non-muslim asalkan memiliki sifat jujur dan adil," jelasnya.

Gerindra dan PKS Usung Anies-Sandiaga, Ini Alasan Mereka


Gerindra dan PKS Usung Anies-Sandiaga, Ini Alasan Mereka

Berita Islam 24H - Koalisi Partai Gerindra dan PKS mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di kediaman Prabowo Subianto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Presiden PKS Sohibul Iman menjelaskan soal proses pemilihan keduanya.

"Sekian lama saya ditanya oleh media, kapan Gerindra dan PKS akan mencalonkan gubernur dan wakil gubernur, saya sampaikan kami sedang berikhtiar, kami ingin hadirkan Pilkada DKI yang lebih baik lebih berkualitas," kata Sohibul di Jakarta, Jumat 23 September 2016.

PKS dan Gerindra kata dia, melakukan proses seleksi dan penggodokan melalui tahapan yang sangat teliti dan tujuannya menghadirkan demokrasi yang berkualitas.

"Kami ingin menunjukkan keseriusan kami untuk menampilkan demokrasi yang baik di DKI ini," lanjutnya.

Dia menjelaskan tiga hal yang menjadi pedoman seleksi. Pertama adalah soal integritas. Dia yakin Sandiaga dan Anies adalah orang berintegritas. Kedua adalah kapabilitas. Keduanya kata dia tak perlu dipertanyakan karena tokoh di bidang masing-masing. Yang ketiga adalah aspek konstituensi. Menurut PKS dan Gerindra, baik Anies maupun Sandiaga punya basis pemilih di Ibu Kota.

"Mudah-mudahan kritik masyarakat Jakarta kekurangan integritas bisa diperbaiki," kata dia lagi soal nilai minus yang mungkin dimunculkan dari kedua sosok itu. [beritaislam24h.com / vnc]

DPRD Ngawi Segera Selesaikan Perda Perubahan SOTK

DPRD Kabupaten Ngawi Segera Selesaikan Perda Perubahan SOTK

SINAR NGAWI™ Ngawi-Panitia Khusus (Pansus) V DPRD Ngawi lakukan studi banding ke Kota Cimahi dalam beberapa hari kedepan untuk mencari referensi penyusunan Peraturan Daerah (Perda) tentang Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK). Ketua DPRD setempat, Dwi Rianto Jatmiko membenarkan, jika hal ini erat kaitanya perubahan PP Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah.

"Karena Cimahi memang sudah menetapkan tentang Perda SOTK tersebut, maka kita perlu mencari referensi kesana" terang dia.

Tambahnya, dibawah komando Amirul Yati Pansus V bakal mencari gambaran dasar pembentukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bakal diberlakukan per 31 Desember 2016 mendatang.

Antok, demikian sapaan akrabnya pun tidak mengelak jika pemerintah daerah sekarang ini harus menyusun dua versi anggaran maupun program, pertama versi yang kewenangannya ditarik provinsi maupun pusat.

Atau versi sesuai dengan Permendagri Nomor 31 tahun 2016 tentang pendoman penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) 2017 paling tidak minggu pertama Oktober 2016 nanti harus dimasukan.

Sisi lain ketika disinggung tentang SOTK mendasar PP Nomor 18 Tahun 2016 tersebut Antok mengingatkan, harus disesuaikan dengan urusan kewenangan, Kedua menyesuaikan dengan bobot, analisasi beban kerja.

SOTK baru yang akan muncul itu, dengan berbagai tipe, baik tipe A, tipe B dan tipe C. Sesuai dengan beban kerja yang diserahkan kepad SKPD dimaksud.
Pewarta: kun/pr
Editor: Kuncoro


10 Kecamatan di Kabupaten Aru Akan Dapat Bantuan Elpiji 3 KG dari Kementerian ESDM

BERITA MALUKU. Direncanakan dalam waktu dekat, masyarakat di 10 kecamatan, Kabupaten Kepulauan Aru, akan diberikan bantuan dari pihak Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, berupa 3 kilo gram Elpiji atau LPG (Liquefied Petroleum Gas) secara gratis melalui tim surpervisor.

Pemberian elpiji untuk masyarakat di Kabupaten itu, bertujuan membantu kebutuhan masyarakat kecil dan mengalihkan perilaku masyarakat agar tak selalu menggunakan kayu bakar untuk kebutuhan memasak di dapur, sekaligus mencegah penebangan hutan secara liar untuk mengambil kayu sebagai bahan bakar.

"Kementrian ESDM akan memberikan tabung elpiji 3 kg yang telah bekerja sama dengan PT. Laraspati Utama, karena perusahan ini memenangkan tender pada saat pelelangan pembagian elpiji," Kata Ketua Surpervisor wilayah Kabupaten Kepulauan, Aru M. Jusman Kaigur, di Dobo, Jumat (23/9/2016).

Dikatakan, dirinya telah mendapat ijin untuk mendata calon penerima bantuan elpiji dari Bupati Kepulauan Aru, Dr Johan Gonga dengan nomor: 540/1021.

Kaigur menjelaskan, paket tabung elpiji ini nantinya akan dibagikan seluruhnya kepada masyarakat yang tersebar di 10 kecamatan di kabupaten Kepulauan Aru. Namun sampai saat ini, kata dia, baru 6 kecamatan yang didata, yakni Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kecamatan Aru Tengah, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kecamatan Aru Selatan Timur, Kecamatan Aru Selatan dan Kecamatan Aru Selatan Utara. Sementara sisa 4 kecamatan akan didata kemudian.

"Diantara 10 kecamatan, kami baru melaksanakan pendataan di 6 kecamatan sedangkan 4 kecamatan lainnya masih menunggu tahap berikutnya," ujarnya.

Ditambahkan, enam kecamatan yang sudah didata sebagai calon penerima elpiji semuanya berjumlah kurang lebih 2.000 KK.

Dikatakan, berdasarkan ketentuan, masyarakat calon penerima paket tabung LPG diwajibkan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) sehingga semuanya dapat terdata dan tersalur secara baik.

"Jadi pengguna elpiji dapat bermanfaat dan mencegah penebangan hutan liar untuk menggambil kayu sebagai bahan bakar, tetapi dengan adanya bantuan elpiji ini nantinya bisa mencegah penebangan hutan sekaligus melestarikan dan memperhatikan potensi sumber daya kehutanan," jelas Gaigur.

Sementara untuk sosialisasi cara pengguna elpiji, lanjut Kaigur, setelah pendataan nanti dan disusul penyerahan bantuan tersebut terlebih dahulu pihaknya mempraktekan cara penggunaan elpiji tersebut.

Dijelaskan, adanya paket elpiji ini akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis nantinya dalam konvensi minyak tanah ke elpiji.

Ia meminta masyarakat yang berada di 6 kecamatan tersebut, terutama yang belum terdaftar akan segera dihubungi di tim pendata kecamatan.

"Anggaran kita terbatas jadi untuk sementara kami fokus pendataan calon penerima elpiji di enam kecamatan, dan bagi yang menginginkan elpiji harap mendaftar padai koordinator pendataan di enam kecamatan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Energi dan Mineral Dinas Pertambangan Kabupaten Kepulauan Aru, Marthen de Fretes mengatakan, berdasarkan surat Direktur Pembinaan Usaha Hilir Direktorat Jendral Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementrian ESDM, memberitahukan pelaksanaan pendataan calon penerima paket perdana elpiji 3 kg tahun 2016 yang dilaksanakan oleh PT. Lalras Sepati Utama sejak Agustus hingga Desember 2016 diminta supaya Pemerintah Kabupaten Aru memberi ijin pendataan.

"Menindak lanjuti hal tersebut, Pemkab telah memberi ijin PT. Laras Resapati Utama untuk pelaksanaan pendataan sekaligus pemberitahuannya kepada para camat di masing-masing wilayahnya," tutur de Fretes. (Iman/e)

Tiga Desa dan Kecamatan Terima Hadiah Dari Bupati Nias Saat Syukuran Pelantikan

Bupati dan Wakil Bupati Nias saat memberi sambutan |Foto: Budi
Nias,- Bupati Nias dan Wakil Bupati Nias mengapresiasi antusiasme warga yang telah memilih pasangan Sòkhiatilò Laoli-Arosòkhi Waruwu pada Pilkada 2015 yang lalu sehingga terpilih sebagai pemenang. Antusias warga itu disambut baik oleh Bupati dengan memberikan hadiah berupa sertifikat dan sejumlah uang kepada tiga Kecamatan dan Desa yang memperoleh suara terbanyak, Jumat (23/09/2016).

Penyerahan sertifikat dan hadiah tersebut dilaksanakan pada acara Syukuran atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nias dihalaman pendopo Bupati Nias, Jumat (23/09/2016).

Kecamatan di Kabupaten Nias yang memperoleh suara terbanyak pada Pilkada 2015 yang lalu adalah Kecamatan Ma'u (73,68 % Suara), Kecamatan Hiliserangkai (72,48 % suara) dan Kecamatan Gidò (69,22 % suara).

Sedangkan desa yang memperoleh suara terbanyak adalah Desa Sisobalauru Kecamatan Hiliduho (93%), Desa Awela Kecamatan Hiliserangkai (92%) dan Desa Atualuo Kecamatan Ma'u (87%).

Masing-masing Desa dan Kecamatan yang terpilih sebagai wilayah perolehan suara terbanyak memdapat sertifikat dan jutaan uang tunai dari Bupati.

"Saya dan Wakil Bupati mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang telah diberikan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Nias sehingga kami telah dilantik kembali menjadi pemimpin roda Pemerintahan di Kabupaten Nias periode 2016 - 2021,"kata Bupati Nias saat memberikan sambutan.

Sòkhiatulo juga berharap selama kepemimpinan mereka selama limat tahun kedepan agar didukung oleh seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nias dan seluruh Stakeholder Pemerintah supaya harapan masyarakat bisa terwujud.

"Mari kita bekerjasama demi pembangunan Nias yang kia cintai ini. Tidak tertutup kemungkinan juga bagi Tim-Tim sukses yang yang lain mari kita bergandeng tangan. Saatnya kita bekerja bersama dan bersama-sama dalam bekerja,"ucapnya.

Pantauan wartanias.com, acar syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nias tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Bupati Nias Barat, Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Wakil Bupati Nias Utara, Wakil Bupati Nias Selatan, Ketua dan seluruh tim pemenangan Saro, Pendeta pengkhotbah, tokoh masyarakat, seluruh kepala SKPD Kabupaten Nias, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, tokoh Agama, Tokoh Budaya dan Pemuda serta dihibur oleh dihibur oleh Trio Permata. (Budi Gea)

Ini Janji Anies Baswedan Jika Jadi Gubernur


Ini Janji Anies Baswedan Jika Jadi Gubernur

Berita Islam 24H - Partai Gerindra dan PKS resmi mendeklarasikan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta. Anies mengatakan, jika dia dan Sandiaga terpilih nanti, maka Jakarta akan memiliki pemimpin yang manusiawi.

"Jakarta berhak memiliki pemimpin yang manusiawi dan kebijakan yang melindungi," kata Anies di kediaman Prabowo Subianto di Jakarta, Jumat, 23 September 2016.

Anies mengatakan, bersama dengan Sandiaga akan menjaga amanat yang diberikan Gerindra dan PKS serta kepercayaan masyarakat Jakarta jika terpilih menjadi pemimpin DKI. Ibu Kota, kata dia, dipastikan bisa lebih maju.

"Kami bukan hadir sebagai superman tapi hadir sebagai super tim," kata Anies.

Anies-Sandiaga malam ini juga akan mendaftar ke KPU DKI Jakarta setelah selama dua hari ini nama calon tersebut digodok oleh koalisi partai poros ketiga. Pasangan itu akan bersaing dengan pasangan Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni. [beritaislam24h.com / vnc]

Berita Terpercaya-Nachrowi: Agus Yudhoyono Tidak Nol Dalam Politik


Berita Terpercaya – Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Nachrowi Ramli, mengatakan, sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP, dan PKB, Mayor TNI Agus Harimurti Yudhoyono tidak awam dalam dunia politik. Sebab di dunia militer, seorang prajurit juga harus belajar mengenai politik.
"Kalau perwira di Angkatan Darat tidak berpolitik praktis, tapi memperhatikan politik. Di tentara ini kan ada pendekatan teritorial, itu juga harus mengenal politik, tapi tidak melakukan politik praktis. Jadi tidak nol-nol lah soal politik," ujar Nachrowi di kantor DPP Demokrat, Jalan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat, 23 September 2016.
Agus akan berpasangan dengan Sylviana Murni, yang disiapkan sebagai calon wakil gubernur DKI dalam Pilkada serentak 2017 mendatang.
Bagi Nachrowi, pihaknya juga punya alasan dan pertimbangan khusus dalam mengusung Agus. Apalagi lawan yang dihadapi nanti adalah petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Syaiful Hidayat. 
Mereka pun menetapkan tiga kriteria yang disyaratkan bagi calon yang akan diusung, yakni bersih, tidak korupsi, sehingga tidak ada indikasi pelanggaran hukum yang akan membelenggu ketika dia bekerja nanti. Kemudian cerdas dalam melihat kebutuhan masyarakat Jakarta, dan persoalan yang mereka hadapi.
"Dia harus cerdas menentukan solusinya," ungkap dia.
Pemimpin pun harus santun dalam menyampaikan pendapat, bersikap, dan bergaul. "Karena pemimpin adalah suri teladan bagi masyarakat. Jika tidak santun, kita khawatir budaya, etika tidak terjaga di DKI," lanjut Nachrowi. 
Baca Juga: Berita Olahraga

Berita Terpercaya-Pilkada DKI, Pertarungan Besar Mega, SBY dan Prabowo


Berita Terpercaya - Pengamat politik Hendri Satrio menilai, Pilkada DKI Jakarta kali ini sangat menarik. Sebab, kontestasi yang pendaftaran calonnya sudah dibuka itu merupakan pertarungan para tokoh bangsa.
"Ada Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Prabowo Subianto, (terlibat di dalamnya)," kata Hendri dalam perbincangan dengan Megaliputan, Jumat, 23 September 2016.
Kolega Hendri sesama pengamat politik, M Qodari, juga berpendapat serupa. Ia mengungkapkan, bahwa calon atau bakal calon yang muncul ke permukaan sekarang ini merupakan representasi tiga tokoh tersebut.
"Agus anak kandung SBY. Ahok anak ideologis Megawati, meski ditolak akar rumput tapi tetap Mega dukung Ahok. Mewakili pluralisme. Sandiaga anak ideologis Prabowo. Ini pertarungan, big match," kata Qodari.
Terlepas dari itu, Qodari berharap agar persaingan tetap berjalan sehat meskipun panas. Ia tak ingin ada isu SARA dan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
"Tiga pasang berat buat Ahok ketimbang Pak Ahok, yang menyerang dua. Serangan ke Ahok akan semakin intens. Tapi saya berharap serangan ini masih dalam koridor demokrasi," kata dia.
Ia mengapresiasi langkah Kepolisian yang mengawasi media sosial selama 24 jam. Hal itu agar peristiwa kerusuhan seperti di Sumatera Utara tidak terjadi.
Selain tiga tokoh di atas, nama-nama tenar lain juga ikut terlibat dalam proses Pilkada DKI Jakarta ini. Misalnya para ketua umum partai politik, juga tokoh sekaliber Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra dan sejumlah tokoh yang lain.
Baca Juga: Berita Olahraga

Berita Terpercaya-Panglima TNI: Prajurit Ikut Pilkada Harus Mengundurkan Diri


Berita Terpercaya – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta setiap prajurit yang mau mencalonkan diri menjadi kepala daerah, harus mengundurkan diri.
"Aturan di TNI, setiap anggota militer yang akan mejadi calon peserta Pilkada, maka statusnya harus mengundurkan diri dari dinas militer," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo usai membuka Eksibisi Beladiri Yongmoodo pada Pekan Olahraga Nasional ke-19 di Lapangan Tenis Indoor Mohammad Toha Disjasad, Bandung, Jawa Barat, Kamis, 22 September 2016, sebagaimana dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan TNI.

Menurut Gatot, status pensiun dari dinas kemiliteran dilakukan untuk menjamin netralitas TNI dalam suatu proses demokrasi.

"Kalau prajurit TNI masa aktifnya masih panjang akan diberikan pensiun dini, sehingga pada saat Pilkada dia sudah bukan militer lagi," tuturnya.

Menyikapi potensi keterlibatan anggota TNI dalam Pilkada serentak yang akan dilaksanakan di 101 wilayah, yang terdiri dari 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota di 2017, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan kembali bahwa pelaksanaan pesta demokrasi tersebut dapat dilaksanakan secara kondusif, tanpa adanya keberpihakan dari TNI.

"Saya mengimbau kepada masyarakat, apabila ada yang mengetahui anggota TNI yang tidak netral, tolong sebutkan nama dan pangkatnya, sehingga bisa kami cari, diadakan penyelidikan dan proses hukum," pinta Gatot.

Sebab, merujuk pada Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD, serta UU No.10 Tahun 2016, maka ketentuan dan tata cara pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Pilkada bagi Anggota TNI dan PNS TNI telah diatur secara jelas dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor : ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016.

Surat Telegram Panglima TNI tersebut mengatur:

Pertama,  anggota TNI dan PNS TNI yang mencalonkan diri sebagai anggota Legislatif dan mengikuti Pilkada, agar membuat Surat Pengunduran Diri dari anggota TNI dan PNS TNI,  Surat Pengunduran Diri tidak dapat ditarik kembali.

Kedua, selama dalam proses Pemilu Legislatif yang bersangkutan telah diberhentikan dengan hormat dari anggota TNI dan PNS TNI.

Ketiga,  anggota TNI dan PNS TNI yang akan mencalonkan diri mengikuti Pilkada, agar membuat Surat Pengunduran Diri dari anggota TNI dan PNS TNI sejak ditetapkan sebagai calon peserta Pilkada dan tidak dapat ditarik kembali.

Keempat, anggota TNI dan PNS TNI yang telah ditetapkan sebagai calon peserta PIlkada wajib menyerahkan Keputusan Pemberhentian dari dinas keprajuritan TNI dan Keputusan pemberhentian  PNS TNI paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak ditetapkan sebagai calon peserta Pilkada kepada KPU.

Kelima, apabila tidak terpilih menjadi anggota Legislatif dan Pilkada, maka yang bersangkutan tidak dapat kembali menjadi anggota TNI dan PNS TNI.

Keenam,  selama dalam proses Pemilu Legislatif dan Pilkada tidak diperbolehkan menggunakan atribut maupun fasilitas TNI.
Untuk diketahui, sejauh ini baru Agus Harimurti Yudhoyono anggota militer yang sudah menyatakan diri untuk mencalonkan diri menjadi gubernur DKI Jakarta pada Pilkada serentak 2017. Agus akan berpasangan dengan  Sylviana Murni, Deputi Gubernur bidang Kebudayaan dan Pariwisata, sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta.
Rencananya, pasangan ini akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta siang nanti, Jumat, 23 September 2016.
Baca Juga: Berita Olahraga
http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html